Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Investor Mengalihkan Perhatian Ke Risalah FOMC
Wednesday, 28 May 2025 06:31 WIB | ECONOMY |ECONOMIC

Dolar AS (USD) kembali stabil dan berhasil meninggalkan dua retracement harian berturut-turut pada hari Selasa (27/5), karena investor AS kembali ke meja mereka setelah libur Memorial Day pada hari Senin. Sementara itu, para pedagang fokus pada sisi perdagangan serta debat Senat tentang RUU pajak Trump yang luas.

Berikut ini yang perlu diperhatikan pada hari Rabu, 28 Mei:

Indeks Dolar AS (DXY) bangkit dari palung multi-minggu pada hari Selasa, naik ke level tertinggi dua hari mendekati 99,60 di tengah penurunan imbal hasil AS di seluruh kurva. Rilis Risalah FOMC dari pertemuan 7 Mei akan menjadi peristiwa penting, diikuti oleh Aplikasi Hipotek MBA mingguan, Indeks Manufaktur Fed Richmond, dan laporan mingguan API tentang persediaan minyak mentah AS. Selain itu, Williams dan Kashkari dari Fed akan berpidato.

EUR/USD sekali lagi menemui perlawanan keras tepat di atas level 1,1400, tergelincir kembali ke wilayah negatif menyusul sedikit kenaikan Dolar AS. Laporan pasar tenaga kerja Jerman akan menjadi sorotan, diikuti oleh Harga Impor, sementara ECB akan merilis survei Ekspektasi Inflasi Konsumen.

GBP/USD naik turun secara bergantian tepat di bawah level 1,3400 di tengah pemulihan yang baik pada Greenback. BoE's Pill akan berbicara.

Depresiasi lebih lanjut dari Yen Jepang memberikan dorongan baru bagi USD/JPY, mendorong pasangan mata uang ini untuk merebut kembali level 144,00 dan di atasnya. Berikutnya dalam kalender Jepang adalah data Investasi Obligasi Asing mingguan dan Keyakinan Konsumen bulan Mei, yang semuanya diharapkan pada tanggal 29 Mei.

AUD/USD menambah penolakan baru-baru ini dari puncak tahunan di atas 0,6500 dan mundur ke zona 0,6440, di mana ia menemui beberapa pertentangan untuk sementara waktu. Indikator CPI Bulanan RBA dan Pekerjaan Konstruksi yang Dilakukan akan segera dirilis.

Harga WTI turun untuk hari kedua berturut-turut pada hari Selasa, mendekati level kunci $60,00 per barel karena para pedagang tetap berhati-hati menjelang pertemuan OPEC+, sementara meredanya kekhawatiran geopolitik juga berkontribusi terhadap koreksi tersebut.

Harga emas melanjutkan pesimisme hari Senin dan mendekati level terendah tiga hari di dekat level $3.280 per troy ons menyusul Dolar AS yang lebih kuat dan meredanya kekhawatiran di bidang perdagangan. Harga perak kehilangan momentum dan kembali ke zona $32,80 per ons, area yang bertepatan dengan SMA sementara 55 hari.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS